Psikologi Konseling
Menurut Sternberg (1986) secara ringkas,perbandingan antara kearifan dengan kecerdasan dapat dilihat dalam tabel berikut.
Kategori
|
Kearifan
|
Kecerdasan
|
Pengetahuan
|
Berkenaan dengan pengenalan batas,perkiraan,dan asal-usul pengetahuan
|
Berkenaan dengan ingatan,klasifikasi,analisis,dan aplikasi
pengetahuan
|
Pemahaman
|
Berkenaan dengan pemahaman yang mendalam
|
Berkenaan dengan keluasan dan lingkup pemahaman
|
Pembelajaran
|
Mencari deotomatisasi dari cara berpikir terbiasa dan rutin terhadap kesadaran dan tilikan
|
Mendorong otomatisasi proses berfikir terhadap efisiensi dan kecepatan
|
Penalaran
|
Dialektis,luwes,intuitif,integratif,eksperiensial;menembus ke dalam
konteks
|
Logis,analitis,matematis;secara luas dibatasi oleh konteks
|
Masalah
|
Difokuskan pada kerangka yang akurat dan identifikasa masalah dalam
kaitan dengan konteks yang lain
|
Difokuskan pada pemecahan tatanan tugas,dan pencapaian tujuan;cenderung
berada dalam konteks
|
Orang
|
Mencari pemberbayaan dan kebebasan melalui empati dan keharuan rasa
|
Menaksir dan mengendalikan perilaku; mencari penyesuaian dan adaptasi
|
Perasaan
|
Memandang perasaan sebagai sesuatu yang diperlukan dan intrinsik
untuk menterpadukan pemikiran
|
Memandang perasaan dan emosi sebagai sesuatu yang tidak ada kaitan
dan singgungan
|
Hubungan
|
Hubungan dipandang dalam konteks koneksi,kepedulian,dan empati
|
Memandang hubungan sebagai suatu cara menemukan kebutuhan yang saling
terkait
|
Lingkungan
|
Memandang lingkungan dalam arti interdependensi,harmoni,dan sebagai
bagian dari suatu keseluruhan global
|
Menggunakan lingkungan secara efektif sebagai satu sumber untuk
memasok kelangsungan hidup
|
Ambiguitas
|
Mengakomodasi ambiguitas ; menghargai bentuk ganda; melihat
ambiguitas sebagai bagian dari pemecahan
|
Menolak ambiguitas ; terarah kepada memilih salah satu;mencari
pemecahan yang sederhana dan bersih
|
Sumber : Psikologi Konseling (Pustaka Bani Quraisy)
Karya :
PROF.DR.H.MOHAMAD SURYA
Komentar
Posting Komentar